Biro Kemahasiswaan
Universitas Muhammadiyah Malang
Biro Kemahasiswaan
Universitas Muhammadiyah Malang

RUANG LINGKUP PEMBINAAN KEMAHASISWAAN


H.    RUANG LINGKUP PEMBINAAN KEMAHASISWAAN

          
           Ruang lingkup pembinaan kemahasiswaan meliputi: 1) pembinaan bidang penalaran, ke-lslaman dan Kemuhammadiyahan, 2) Minat, bakat dan kegemaran, dan 3) Kesejahteraan dan pembinaan lingkungan. Pembinaan kemahasiswaan bertujuan menciptakan iklim dan kondisi yang kondusif bagi pertumbuhan berpikir ilmiah yang kritis serta memupuk daya kreatif mahasiswa. Selain itu, pembinaan ini bertujuan memupuk dan mengembangkan bakat dan kepribadian mahasiswa agar tumbuh dengan sehat sehingga diharapkan menjadi generasi muda yang tangguh.
 

1.    Pembinaan Bidang Penalaran
 
          Pembinaan di bidang penalaran adalah upaya mengembangkan intelektual dan mempertajam daya kritis mahasiswa agar mereka memiliki sikap cendekia sekaligus menjadi bagian kepribadiannya. Hal ini sesuai dengan fitrah hidup manusia sebagai makbluk berpikir. Bernalar berarti juga menyangkut proses berpikir yang dimiliki seseorang. Pembinaan di bidang penalaran yaitu suatu era pembinaan untuk melatih olah-pikir mahasiswa. Mahasiswa diarahkan dan dikondisikan agar mereka mampu berpikir kritis analitis dan mempunyai sikap ilmiah yang realistis. Pembinaan penalaran juga merupakan wahana penempaan proses belajar yang kelak dikemudian hari menumbuhkan suatu sintesis ide-ide kreatif yang berguna bagi.lingkungannya.
Kegiatan pembinaan penalaran terdiri atas: diskusi ilmiah, seminar, lokakarya, penelitian mahasiswa, penerbitan dan pers mahasiswa, jurnal ilmiah, penerbitan kampus, lomba karya tulis ilmiah, lomba karya ilmiah inovatif produktif, dan lain-lain
 

a.   Penelitian Mahasiswa
 
 
          Kegiatan penelitian (research) yang dilakukan mahasiswa pada dasarnya memberikan kesempatan seluas-luasnya pada mahasiswa untuk mcngembangkan ilmu dan teknologi dengan menggunakan kaidah dan prinsip-prinsip keilmuan. Kegiatan tersebut dijamin oleh pemerintah karena sesuai dengan sifat perguruan tinggi yang memiliki kebebasan akademik. Selain itu, sesuai dengan fungsinya sebagai 1embaga pembudayaan berpikir ilmiah, mahasiswa sebagai sivitas akademika memiliki hak otonomi untuk mengemban keilmuannya.
 
Kegiatan penelitian mahasiswa dilaksanakan sesuai dengan bidang keilmuan dan profesi yang dipilihnya. Kegiatan tersebut semata-mata untuk menopang misi Perguruan Tinggi yaitu Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tingkat Universitas, Fakultas, dan Jurusan. Mahasiswa dibina oleh dosen sekaligus sebagai partner dalam, melakukan penelitian bersama. Hasil penelitian mereka dilombakan sebagai karya tulis ilmiah atau karya ilmiah inovatif produktif di tingkat Universitas, regional dan bahkan tingkat nasional. Kegiatan tersebut berguna memotivasi mahasiswa agar mencintai ilmu dan melatih ketekunan mereka dalammelakukan penelitian.


Download File :   Doc  |   Pdf

Kembali Ke Daftar Isi                                                                                                       Selanjutnya

Shared: