Biro Kemahasiswaan
Universitas Muhammadiyah Malang
Biro Kemahasiswaan
Universitas Muhammadiyah Malang

PERATURAN DISIPLIN BAB 1

Menetapkan :

Peraturan Rektor Tentang Peraturan Disiplin Mahasiswa
 
 
Bab I
Ketentuan umum
Pasal 1
Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan :
  1. Peraturan disiplin mahasiswa adalah peraturan yang mengatur kewajiban, larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh mahasiswa;
  2. Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan, tulisan dan/atau perbuatan mahasiswa yang melanggar ketentuan Peraturan Disiplin Mahasiswa, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar Universitas Muhammadiyah Malang;
  3. Sanksi disiplin adalah sanksi yang dijatuhkan kepada mahasiswa karena melanggar Peraturan Disiplin Mahasiswa;
  4. Pejabat yang berwenang menjatuhkan sanksi adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan sanksi disiplin mahasiswa;
  5. Mahasiswa adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang;
  6. Rektor adalah Rektor Universitas Muhammadiyah Malang;
  7. Dekan/Direktur adalah Dekan/Direktur di lingkungan Universitas muhammadiyah Malang;
  8. Ketua Jurusan adalah Ketua Jurusan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang;
  9. Pejabat adalah pejabat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang;
  10. Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan.
  11. Larangan adalah segala sesuatu yang tidak boleh dilakukan.
  12. Vandalisme adalah perbuatan coret-mencoret, tulis-menulis, gambar-menggambar, lukis- melukis, pahat-memahat, ukir-mengukir atau perbuatan lainnya yang sejenis dengan itu yang dilakukan tidak pada tempatnya atau di tempat-tempat lain yang tidak diperuntukan untuk itu yang dapat mengganggu, menjadikan tidak tertib, merusak, mengurangi fungsi, mencemari lingkungan alam dan/atau lingkungan sosial, barang-barang milik UMM dan/atau fasilitas lainnya;
  13. Lembaga kemahasiswaan adalah lembaga kemahasiswaan yang dibentuk dan/atau dibina di UMM;
  14. Tim Disiplin adalah Tim Disiplin yang dibentuk berdasarkan peraturan ini;
  15. Putusan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap adalah putusan yang tidak dapat dimintakan upaya hukum lagi;
Shared: