
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menjadi tuan rumah dua agenda nasional besar secara bersamaan, yakni Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025 dan Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2025, yang berlangsung pada 4–6 Desember 2025.
KKI atau Kontes Kapal Indonesia merupakan sebuah kompetisi nasional teknologi kapal yang menantang mahasiswa Indonesia dari berbagai perguruan tinggi untuk berinovasi dalam desain dan fungsi prototipe kapal di berbagai kategori teknis, sementara Abdidaya Ormawa adalah ajang apresiasi nasional terhadap program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh organisasi kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi.
Acara ini diikuti oleh ribuan mahasiswa dari lebih 90 perguruan tinggi seluruh Indonesia dengan total peserta, juri, dan pendamping diperkirakan lebih dari 1.500 orang di Hall Dome UMM pada pembukaan acara KKI dan Abdidaya Ormawa. Lebih dari 200 mahasiswa UMM bertindak sebagai panitia lokal dan liaison officer yang membantu koordinasi dan kelancaran acara.Selain itu, hadir pula pejabat penting seperti Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., yang memberi apresiasi serta pesan inspiratif kepada para peserta.
KKI (Kontes Kapal Indonesia) 2025 mempertandingkan tiga kategori utama kompetisi kapal yaitu Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), dan Fuel Engine Remote Control (FERC) dengan standar teknis yang diperketat, menggunakan tiga danau uji berstandar nasional di Universitas Muhammadiyah Malang. Dan Abdidaya Ormawa 2025 menampilkan pameran inovasi, poster, dan luaran program pemberdayaan masyarakat oleh organisasi kemahasiswaan, serta seminar dan lokakarya nasional yang melibatkan pengurus ormawa, dosen, dan mitra eksternal.