
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memberikan komitmennya terhadap pengabdian kepada masyarakat lewat pelaksanaan kegiatan sosial dan edukatif di desa Kedungdalem Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kegiatan yang dilakukan oleh BEM UMM ini berlangsung pada periode awal Desember 2025, dengan beberapa titik pelaksanaan yang melibatkan komunitas lokal, panti asuhan, maupun ruang publik yang strategis untuk interaksi antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Melibatkan sejumlah program pemberdayaan, edukasi, dan interaksi langsung dengan masyarakat setempat.
Pengabdian Masyarakat yang digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di wilayah Probolinggo, Jawa Timur, adalah sebuah program edukasi dan pelatihan mitigasi bencana bagi warga setempat. Kegiatan ini meliputi pelatihan kesiapsiagaan bencana, identifikasi risiko, serta strategi mitigasi yang efektif di komunitas rawan bencana seperti banjir atau tanah longsor. Mitigasi bencana bertujuan untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi ancaman alam yang sering terjadi di wilayah Probolinggo.
Pengabdian ini berlangsung melalui beberapa kegiatan pendekatan seperti penyuluhan, diskusi, dan sharing pengetahuan dengan warga setempat,interaksi sosial edukatif seperti pemutaran tayangan edukasi dan kegiatan outbond yang mendukung pembelajaran masyarakat, pendampingan masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan dan solusi praktis atas isu sosial setempat, serta kolaborasi dengan lembaga lokal untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan berdampak.
Program ini dilaksanakan oleh BEM UMM bersama relawan mahasiswa dan tim pendamping dari kampus, yang berkolaborasi dengan warga lokal Probolinggo. Selain mahasiswa BEM, program mitigasi bencana seperti ini melibatkan relawan dan tenaga ahli mahasiswa yang telah mendapatkan pelatihan terkait kesiapsiagaan bencana
Melalui kegiatan ini, BEM UMM berharap bahwa program pengabdian dapat memberikan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat, termasuk meningkatnya pengetahuan, keterampilan, serta semangat kolaboratif antara mahasiswa dan warga Kabupaten Probolinggo. Program ini sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk kepentingan umum.