Malang, 4 November 2025 – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendapat kesempatan menerima kunjungan dari tim Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam rangka visitasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).

Kegiatan visitasi berlangsung selama dua hari, yakni pada 3–4 November 2025, yang terbagi dalam dua agenda utama. Hari pertama dilaksanakan di lingkungan Biro Kemahasiswaan UMM, sementara hari kedua dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi pelaksanaan program PPK Ormawa di desa mitra.

Pada hari pertama, tim Belmawa Dikti melakukan proses wawancara dan klarifikasi data bersama pihak universitas, dosen pembimbing, dan perwakilan organisasi mahasiswa pelaksana PPK Ormawa. Dalam sesi tersebut, tim asesor menggali berbagai aspek pelaksanaan program mulai dari perencanaan, pelaksanaan, capaian kegiatan, hingga dampak keberlanjutan bagi masyarakat. Pihak UMM juga memaparkan dukungan kelembagaan yang diberikan kepada mahasiswa, baik dalam bentuk pendampingan administratif maupun fasilitas penunjang kegiatan di lapangan.

Kepala Biro Kemahasiswaan UMM dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan PPK Ormawa menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong mahasiswa untuk turun langsung ke masyarakat. “Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa solusi dan inovasi bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada hari kedua, tim Belmawa Dikti bersama perwakilan UMM melakukan kunjungan lapangan ke desa lokasi pelaksanaan PPK Ormawa. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi kegiatan yang telah dijalankan oleh mahasiswa, termasuk berbagai inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan dampak sosial yang telah tercipta. Mahasiswa UMM yang tergabung dalam program ini menampilkan hasil kerja mereka berupa kegiatan pemberdayaan ekonomi, pengembangan literasi digital, hingga inovasi lingkungan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan desa mitra.

Dalam kesempatan tersebut, tim Belmawa Dikti memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program yang dilakukan mahasiswa UMM. Menurut mereka, kegiatan ini mencerminkan sinergi positif antara kampus, mahasiswa, dosen pembimbing, dan masyarakat. Selain itu, program PPK Ormawa UMM dinilai mampu memberikan dampak berkelanjutan melalui pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan lokal.

Salah satu anggota tim visitasi menyampaikan bahwa UMM menunjukkan komitmen kuat dalam membina organisasi kemahasiswaan agar mampu berperan aktif di tengah masyarakat. “Kami melihat antusiasme dan inovasi mahasiswa UMM sangat tinggi. Hal ini sejalan dengan semangat Belmawa untuk menumbuhkan karakter kepemimpinan, empati sosial, serta kemampuan problem solving pada mahasiswa,” ungkapnya.

Kegiatan visitasi ini menjadi momentum penting bagi UMM dalam memperkuat peran organisasi kemahasiswaan sebagai pelopor pengabdian kepada masyarakat. Pihak universitas berharap hasil evaluasi dan masukan dari Belmawa Dikti dapat menjadi dasar perbaikan dan pengembangan program ke depan.

Melalui PPK Ormawa, UMM berkomitmen untuk terus menghadirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial tinggi dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui pengabdian di tingkat akar rumput.