
Malang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia nasional dengan menjadi narasumber sekaligus pelaksana Program Bina Talenta Indonesia. Program ini dilaksanakan selama lebih dari dua bulan, mulai 17 September hingga 24 November, dan dirancang untuk membina serta mengembangkan potensi talenta muda Indonesia secara berkelanjutan.
Program Bina Talenta Indonesia ini merupakan upaya strategis dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berkarakter di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam pelaksanaannya, UMM terlibat secara penuh, mulai dari perencanaan kurikulum, penyediaan tenaga ahli, hingga pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan pendampingan peserta.
Kegiatan ini dibagi ke dalam lima kelas pembinaan, yang dirancang sesuai dengan kebutuhan kompetensi masa kini dan masa depan. Adapun kelas-kelas tersebut meliputi kelas STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), kelas Koding, kelas Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI), serta kelas Penguatan Karakter, dan satu kelas pendukung yang berfokus pada pengembangan soft skills dan kesiapan peserta menghadapi tantangan global.
Pada kelas STEM, peserta dibekali pemahaman dasar hingga penguatan konsep sains dan teknologi yang aplikatif. Sementara itu, kelas Koding difokuskan pada pengenalan logika pemrograman, pengembangan kemampuan berpikir komputasional, serta praktik dasar pengkodean. Kelas Kecerdasan AI memberikan wawasan mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan, pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, serta peluang dan tantangan di masa depan.
Tidak hanya menekankan aspek teknologi, program ini juga menghadirkan kelas Penguatan Karakter yang bertujuan membentuk kepribadian peserta agar memiliki nilai integritas, kepemimpinan, kerja sama, serta tanggung jawab sosial. Melalui kelas ini, peserta diharapkan mampu menyeimbangkan kecakapan akademik dengan karakter yang kuat.
Selama pelaksanaan program, para peserta mendapatkan materi dari dosen dan praktisi UMM yang berpengalaman di bidangnya. Metode pembelajaran disusun secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, studi kasus, serta praktik langsung, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.
Perwakilan UMM menyampaikan bahwa keterlibatan kampus dalam Program Bina Talenta Indonesia merupakan bentuk nyata komitmen UMM dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan talenta muda Indonesia. UMM berharap program ini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Dengan pelaksanaan yang berlangsung dari 17 September hingga 24 November, Program Bina Talenta Indonesia diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi peserta. Kehadiran UMM sebagai narasumber dan pelaksana diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan program pengembangan talenta nasional demi terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.