Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah kewirausahaan mahasiswa. Tahun ini, UMM berhasil meloloskan lima proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbudristek. Capaian ini menjadikan UMM sebagai perguruan tinggi dengan jumlah proposal terbanyak se-Malang Raya yang berhasil memperoleh pendanaan.

Proposal-proposal tersebut berasal dari berbagai bidang usaha mahasiswa, mulai dari kuliner, agribisnis, hingga produk kreatif digital. Hal ini menunjukkan potensi kewirausahaan mahasiswa UMM yang kian berkembang dan mendapat pengakuan secara nasional. Melalui P2MW, para mahasiswa akan mendapatkan pembinaan intensif, pelatihan bisnis, serta dukungan dana untuk mengembangkan unit usaha mereka ke level yang lebih profesional.

Wakil Rektor III UMM, Dr. Nur Subeki, S.T., M.T., mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian ini. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari pembinaan jangka panjang yang dilakukan oleh universitas melalui Pusat Inkubasi Bisnis dan Kewirausahaan (PIBK) serta sinergi dengan berbagai unit pendukung kewirausahaan di kampus. “Ini menunjukkan bahwa semangat berwirausaha di kalangan mahasiswa terus tumbuh, dan kami di UMM berkomitmen untuk mendukung mereka menjadi entrepreneur muda yang tangguh dan inovatif,” ujarnya.

Ke depan, UMM akan terus memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus, tidak hanya melalui program kompetitif seperti P2MW, tetapi juga lewat kolaborasi dengan dunia industri dan pelatihan berbasis kebutuhan pasar. Capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat mahasiswa lainnya untuk tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mampu menciptakan solusi nyata melalui dunia usaha.